Bone, katigamagz.com – Meningkatnya pembangunan infrastruktur pemerintah dan swasta membuat kebutuhan tenaga kerja konstruksi bersertifikat semakin tinggi. Di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, upaya memperkuat kualitas pekerja proyek mulai dilakukan melalui sertifikasi tenaga kerja konstruksi bagi berbagai jenjang keahlian.
Program sertifikasi itu digelar di lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Sulawesi Selatan 2 di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan menyasar tenaga kerja konstruksi strategis jenjang 1 hingga 7 yang terlibat dalam proyek APBN, APBD, maupun badan usaha jasa konstruksi swasta.
Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, mengatakan kebutuhan tenaga konstruksi profesional kini semakin mendesak karena proyek pembangunan terus meningkat, sementara standar pekerjaan juga makin ketat.
Menurutnya, banyak proyek infrastruktur saat ini menuntut tenaga kerja yang tidak hanya memiliki pengalaman lapangan, tetapi juga pengakuan kompetensi melalui sertifikasi resmi.
“Pembangunan yang berkualitas membutuhkan tenaga kerja yang kompeten dan profesional,” ujarnya.
Ia menilai sertifikasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pekerjaan konstruksi sekaligus menekan risiko kegagalan proyek dan kecelakaan kerja.
Selain itu, tenaga kerja bersertifikat juga dinilai memiliki daya saing lebih tinggi karena banyak proyek pemerintah maupun swasta mulai menjadikan sertifikasi sebagai syarat utama dalam pelaksanaan pekerjaan.
Di tengah masifnya pembangunan infrastruktur, kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor konstruksi terus meningkat, mulai dari pekerja teknis hingga tenaga ahli. Kondisi tersebut membuat sertifikasi menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia konstruksi daerah.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bone sendiri menjadi salah satu proyek yang diharapkan mampu menghadirkan fasilitas pendidikan yang representatif sekaligus mendorong keterlibatan tenaga kerja lokal yang kompeten.
Pemerintah Kabupaten Bone menyebut penguatan SDM konstruksi penting karena sektor tersebut memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan penyerapan tenaga kerja.
Melalui program sertifikasi, para pekerja diharapkan memiliki keterampilan yang sesuai standar industri konstruksi sehingga mampu bekerja lebih aman, efektif, dan berkualitas.
“Tenaga kerja konstruksi yang memiliki kompetensi akan sangat menentukan mutu pembangunan,” imbuh Andi Akmal.






