JPO Paledang Dibongkar, Akses Menuju Stasiun Bogor Dialihkan

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang, Kota Bogor, Jawa Barat. (Foto : dok. Pemkot Bogor)
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang, Kota Bogor, Jawa Barat. (Foto : dok. Pemkot Bogor)

Bogor, katigamagz.com – Arus lalu lintas di kawasan Stasiun Bogor diperkirakan mengalami perubahan selama sepekan ke depan menyusul dimulainya pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang, Kota Bogor, Jawa Barat. Pengendara diminta menghindari sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi karena rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan pada malam hari.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor akan menutup arus kendaraan di sekitar JPO Paledang setiap pukul 00.00 hingga 04.30 WIB selama pekerjaan pembongkaran berlangsung, mulai Jumat (26/6/2026) hingga Kamis (2/7/2026).

Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bogor Dody Wahyudin mengatakan pengendara yang hendak menuju kawasan Stasiun Bogor diimbau menghindari Jalan Paledang, Jalan Mayor Oking, Jalan Kapten Muslihat, dan Jalan Raya Dramaga karena berpotensi terjadi kepadatan lalu lintas.

“(Hindari) Jalan Paledang, Jalan Mayor Oking, Jalan Kapten Muslihat dan Jalan Raya Dramaga (arah Stasiun Bogor dan arah Dramaga),” kata Dody.

Untuk mengurangi dampak kemacetan, Dishub menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas. Kendaraan dari Jalan Kapten Muslihat menuju Jalan Veteran dialihkan melalui Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Martadinata, Jalan Merdeka, atau Jalan Raden Saleh Sarif Bustaman (Empang).

Sementara arus kendaraan dari Jalan Otto Iskandardinata (Otista) maupun Jalan Ir. H. Juanda menuju Jalan Paledang dan Jalan Kapten Muslihat dialihkan melalui Jalan Raden Saleh Sarif Bustaman. Adapun kendaraan dari Jalan Veteran menuju Jalan Kapten Muslihat diarahkan melalui Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Mawar, dan Jalan Merdeka.

Penutupan jalan dilakukan dalam radius sekitar 25 meter dari lokasi JPO dan hanya diberlakukan pada malam hari sesuai jadwal pekerjaan pembongkaran.

Pantauan di lokasi menunjukkan JPO Paledang sudah tidak dapat digunakan masyarakat. Akses menuju jembatan dari sisi Jalan Mayor Oking telah ditutup dan dipasangi spanduk pemberitahuan.

Dalam papan informasi tersebut disebutkan JPO Paledang ditutup karena dinyatakan mengalami kerusakan berat berdasarkan hasil penelitian kelayakan konstruksi Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.

Jembatan tersebut sebenarnya telah ditutup sejak 20 Agustus 2025 karena alasan keselamatan pengguna. Setelah hampir setahun tidak difungsikan, Pemerintah Kota Bogor akhirnya melaksanakan pembongkaran menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 dengan nilai proyek sekitar Rp342 juta.

Seusai pembongkaran, JPO Paledang rencananya tidak akan dibangun kembali. Fasilitas penyeberangan tersebut akan digantikan dengan  pelican crossing sebagai bagian dari penataan kawasan sekitar Stasiun Bogor dan peningkatan keselamatan pejalan kaki.

Pos terkait