Tekan Risiko Kecelakaan, Pekerja Perkebunan Dibekali Literasi K3

Ilustrasi pekerja perkebunan sawit. (Foto : AI)
Ilustrasi pekerja perkebunan sawit. (Foto : AI)

Palembang, katigamagz.com – Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sektor perkebunan dinilai tidak hanya penting untuk melindungi pekerja, tetapi juga dapat mendorong produktivitas dan memperkuat daya saing industri.

Hal itu menjadi perhatian dalam kegiatan literasi dan penyuluhan K3 yang digelar Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti 100 pekerja sektor perkebunan.

Bacaan Lainnya

Kegiatan dihadiri Asisten Deputi Kebijakan Program JKK-JKM BPJS Ketenagakerjaan, Wakil Kepala Bidang Kepesertaan Kantor Wilayah Sumbagsel, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palembang, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banyuasin Pangkalan Balai.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palembang Novri Annur mengatakan literasi K3 penting agar pekerja memahami penerapan keselamatan dan kesehatan kerja dengan baik.

“Kegiatan hari ini merupakan salah satu bentuk wujud kepedulian BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung penerapan K3 yang baik dan benar utamanya bagi Bapak/Ibu pekerja sektor perkebunan. Tidak hanya berdampak positif bagi industri perkebunan, lebih jauh dari itu, manfaat nyata lebih dirasakan bagi para pekerja perkebunan itu sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan K3 secara konsisten dapat memberikan sejumlah manfaat, mulai dari menjaga kesehatan pekerja hingga mendukung produktivitas dan praktik perkebunan yang lebih bertanggung jawab.

BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki peran dalam mendukung penerapan K3 melalui penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapat materi mengenai K3. Mereka juga dibekali informasi mengenai program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan, khususnya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang berkaitan erat dengan penerapan K3.(*)

Pos terkait