82 Pelatihan Gratis Dibuka di Batam, Ada K3, Welder hingga Digital Marketing

Pemkot Batam menyediakan pelatihan berbasis kompetensi tanpa biaya bagi 1.984 tenaga kerja dan calon tenaga kerja pada 2026. (Foto : Media Center Batam)
Pemkot Batam menyediakan pelatihan berbasis kompetensi tanpa biaya bagi 1.984 tenaga kerja dan calon tenaga kerja pada 2026. (Foto : Media Center Batam)

Batam, katigamagz.com – Pemerintah Kota Batam menyediakan pelatihan berbasis kompetensi tanpa biaya bagi 1.984 tenaga kerja dan calon tenaga kerja pada 2026. Program tersebut mencakup 82 jenis pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri di Batam.

Peserta yang dapat mengikuti pelatihan merupakan warga yang memiliki KTP Kota Batam. Biaya mulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan pelatihan ditanggung melalui APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2026.

Bacaan Lainnya

“Pelatihan yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari keterampilan teknis hingga kemampuan pendukung pekerjaan,” tutur Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Di antaranya Accounting Level 1, Ahli K3 Umum, AutoCAD, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, Desain Grafis, Digital Marketing UMKM, Electrical Technician, Fitter Pipe, Fitter Structure, Food and Beverage, Forklift, Human Capital, Jasa Boga, hingga Web Development.

Ada pula pelatihan las 3G sampai 6G, mekanik motor roda dua, operator excavator, operator komputer, public speaking, rigger, scaffolding, security, tata boga, tata rias, teknisi jaringan komputer, web programming serta berbagai pelatihan welder.

Tidak semua pelatihan terbuka dengan persyaratan yang sama. Beberapa di antaranya menetapkan latar belakang pendidikan tertentu.

Pelatihan HRD Pariwisata, Ahli K3 Umum, Operator K3, Operator K3 Migas, Pengawas K3 Migas dan Petugas K3, misalnya, mensyaratkan peserta berpendidikan minimal Diploma 3.

Sedangkan untuk pelatihan Teknisi K3 Listrik, peserta dengan latar belakang pendidikan atau kompetensi di bidang kelistrikan lebih diutamakan. Sedangkan pada pelatihan las 4G, 5G dan 6G, prioritas diberikan kepada peserta yang telah memiliki pengalaman dalam kompetensi Welder Dasar atau Las 1G, 2G dan 3G.

Tahapan program dimulai dengan pendaftaran secara daring pada 9-10 Februari 2026. Peserta yang lolos tahap awal kemudian menjalani daftar ulang dan verifikasi data pada 11-13 Februari sesuai kelompok nomor pelatihan.

Setelah itu, peserta mengikuti seleksi berupa tes tertulis dan wawancara di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang ditunjuk Dinas Tenaga Kerja Kota Batam.

“Dengan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, masyarakat diharapkan memiliki bekal kompetensi untuk masuk maupun mengembangkan diri di dunia kerja,” ujar Amsakar.(*)

Pos terkait