Ribuan Pekerja SPPG di Asahan dan Tanjungbalai Mulai Didata untuk Program Jamsostek

Ribuan pekerja SPPG di asahan dan tanjungbalai mulai didata untuk program Jamsostek. (Foto : Istimewa)
Ribuan pekerja SPPG di asahan dan tanjungbalai mulai didata untuk program Jamsostek. (Foto : Istimewa)

Asahan, katigamagz.com – Ribuan pekerja yang terlibat dalam operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, mulai didorong untuk menjadi peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Koordinator SPPG wilayah Asahan, Adiadma Arif Harahap, mengatakan seluruh pekerja yang terlibat dalam kegiatan SPPG diharapkan segera didaftarkan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Bacaan Lainnya

Ia menyebutkan saat ini terdapat sekitar 70 unit SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Asahan. Dengan jumlah tenaga kerja yang cukup besar, perlindungan terhadap risiko kerja dinilai menjadi kebutuhan penting.

“Kami berharap setiap pengelola SPPG segera mendaftarkan para pekerjanya agar memiliki perlindungan saat menjalankan tugas,” ujar Adiadma.

Hal senada disampaikan Koordinator SPPG Tanjungbalai, Armansyah Putra. Menurut dia, keberadaan jaminan sosial ketenagakerjaan penting untuk memberikan rasa aman bagi para pekerja dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Aina Safitri menjelaskan program tersebut memberikan perlindungan bagi pekerja dari berbagai risiko kerja, termasuk kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Dalam kegiatan tersebut, tenaga medis dari Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan juga memaparkan sejumlah kasus kecelakaan kerja yang membutuhkan biaya pengobatan besar. Menurut mereka, biaya perawatan dalam beberapa kasus dapat mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran, Ferina Burhan, mengatakan pihaknya terus mendorong perluasan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di berbagai sektor, termasuk pekerja yang terlibat dalam program layanan gizi.

Ia berharap seluruh pengelola SPPG di wilayah Asahan dan Tanjungbalai segera mendaftarkan tenaga kerja mereka sehingga para pekerja memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko kerja.

Pos terkait