Padang, katigamagz.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat memperkuat kesiapan pekerja menjelang masa Angkutan Lebaran 2026. Sejumlah pegawai yang terlibat langsung dalam operasional kereta api dibekali pelatihan manajemen kelelahan kerja serta keterampilan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).
Kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan kesiapan sumber daya manusia di tengah potensi peningkatan aktivitas perjalanan kereta api selama periode mudik Lebaran.
Assistant Manager Kesehatan Divre II Sumbar, dr. Doni Fitra Yogi, mengatakan kesiapan fisik dan mental pekerja menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Hal itu terutama saat masa Angkutan Lebaran yang biasanya ditandai dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pengelolaan kelelahan kerja, termasuk pengaturan waktu istirahat, menjaga kondisi tubuh, hingga cara menjaga konsentrasi selama bertugas.
Selain itu, pekerja juga dibekali pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan yang disampaikan oleh tenaga medis dari Klinik Mediska Padang. Materi yang diberikan mencakup langkah-langkah dasar penanganan awal apabila terjadi kecelakaan atau kondisi darurat di lingkungan kerja.
Pelatihan tidak hanya dilakukan melalui pemaparan materi, tetapi juga dilengkapi dengan praktik langsung teknik dasar pertolongan pertama. Para peserta berkesempatan mempraktikkan penanganan awal kondisi darurat di bawah bimbingan instruktur.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan operasional kereta api tetap berjalan aman selama masa Angkutan Lebaran.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan para pekerja memiliki kondisi fisik dan mental yang prima serta dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan keadaan darurat. Hal ini penting untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta api serta memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan selama masa Angkutan Lebaran,” ujar Reza.






